Selasa, 14 Oktober 2014

cerpen

                                      Sweet apple...
                                           
Dea nuraisyah  ( Author )
cast:
Rivaldo (aldo)
Nabila (billa)
Genre : sad,romance,school life

: Oneshot



Aku sedang terburu-buru karena sebentar lagi bel akan berbunyi .aku tidak sempat melihat jalan dan alhasil aku menabrak seseorang ,dan...
BUUKKK...
‘’Aww sakit!!!’’aku meringis kesakitan karena tertimpa buku-buku yang dibawa oleh orang itu.
Aku menatap orang tersebut.dia menjulurkan tangannya untuk menolongku tapii... Apa maksudnya?dia malah mengambil buku-bukunya dan pergi begitu saja.dia tidak menolong ku?aku hanya menatapnya binggung dan tak percaya.aku mengendus kesal.
‘’aishh...setidaknya nolongin kek atau minta maaf, dia kira dia siapa?memangnya tidak sakit apa ketiban buku-buku nya yang tebal itu.’’kata ku kesal sambil membersihkan  bajuku yang sedikit agak  kotor  gara- gara kejadian tadi.
Akupun berjalan menuju kelas karena bel sudah berbunyi .
--------------------------------------------------------------000--------------------------------------------------------
Suasana kelas seketika menjadi  hening karena kedatangan bu tifa, guru fisika yang sangat baik sekali memberikan tugas kepada murid-muridnya jika ada yang berbicara atau berisik pada saat pelajaran beliau.
‘’selamat pagi anak-anak?’’sapa bu tifa.
‘’pagi buuu...’’jawab semuanya dengan serempak.
‘’hari ini ibu akan memperkenalkan kepada kalian murid baru yang akan masuk ke kelas ini.’’kata bu tifa
Seketika suasana kelas menjadi riuh.ada yang berbisik-bisik dengan teman sebangkunya,ada juga yang melihat-lihat kearah pintu ingin tau siapa anggota baru kelas ini.
Mungkin hanya aku yang acuh atau tidak peduli  dengan mahkluk baru tersebut.apa pedulinya, nanti dia juga akan memperkenalkan diri di depan.tanpa harus melihat-melihat kerah pintu seprti itu.
‘’Diam dulu semuanya, aldo silahkan masuk!’’kata butifa sambil memanggil murid baru itu.
Murid baru itu pun masuk setelah merasa  namanya dipanggil oleh bu tifa tadi.dan sekarang dia sudah berada di depan kelas.
TUNGGU!!! bukannya cowok itu yang tadi pagi menabrakku dan pergi begitu saja tanpa menolongku apalagi menggucapkan ‘MAAF’. Aku terdiam sejenak tidak percaya.dia menatapku sejenak dan mulai memperkenalkan diri.
‘’pagi semua,nama saya RIVALDO  bisa dipanggil ALDO, saya pindahan dari sekolah NUSA HARAPAN  salam kenal semua.’’katanya sambil tersenyum memprekenalkan dirinya.
Semua murid terutama yang cewe terpesona oleh wajahnya yang memang sih ganteng,putih,polos tapi kalau diingat-ingat kejadian yang tadi pagi,hish apa dia memiliki 2 wajah yang bisa berubah-ubah setiap saat?maybe...                    
‘’huh!! dasar muka topeng,bisa-bisanya dia berwajah semanis itu di depan semua teman-teman . sedangkan tadi,dia seperti iblis yang kejam.’’cibirku yang mulai kesal dengan tinggkahnya yang SOK MANIS itu.
‘’oke semuanya tenang dulu nanti saja nanya-nanyanya,sekarang aldo kamu mau duduk dimana?’’ kata bu tifa yang bertanya kepada aldo.
Oarang yang ditanya pun segera mencari tempat duduknya dan...
‘’saya duduk disana bu...’’ dia menunjuk kearah bangku yang kosong.tepat di sebelah gue!!
Oke nice billa hari ini hari tersial loe,tadi pagi loe telat bangun,ketabrak cowo yang super duper ngeselin dan sekarang cowo itu sekelas sama loe dan lebih parahnya lagi dia duduk sebelahan sama loe.aishhh mulai besok sampai selajutnya hari-har i loe gabakalan tenang billa.
gue menatap kearah makhluk yang tadi menujuk bangku sbelah gue .bukan menatap sih, lebih tepatnya ‘melototin’.yang dipelototin malah senyum gatau senyum itu senyum apa?senyum seneng atau senyum mengejek .
‘’baik aldo sekarang kamu boleh duduk,dan kita akan memulai pelajaran hari ini anak-anak. Buka bukunya hal 87.’’suruh bu tifa.
Dia sudah duduk disebelahku sekarang.gak tau sejak kapan dia sudah ada di situ.yang jelas sekarang dia sedang TERTIDUR oke.apa tidur???dia gak tau apa kalo bu tifa itu termaksd top 10 guru-guru terkejam di sekolah ini yang rekornya sekarang di pegang oleh pak budi guru pkn yang kalo ngasih hukuman bisa tiga hari tiga malem ngerjainnya. males banget mendingan panas-panasan berdiri ditengah lapangan dari pada harus ngerjain tugas yang baru liat soalnya aja bisa bikin kita kejang-kejang.
Aku menatapnya sesat.sambil menggeleng-gelengkan kepalaku.
‘’baru jadi anak baru aja udah nyari masalah ,huh dasar’’kataku dan aku pun segera kembali memperhatikan bu tifa yang sedang menjelaskan.
----------------------------------------------------------000------------------------------------------------------------
‘’aldo coba jelaskan tentang bab matriks ini.’’kata bu dina yang sedari tadi sedang mengajarkan pelajaran mtk.
Yang dipanggil namanya pun terbangun karena merasa tidurnya di ganggu.dia pun berdiri dan mulai menjelaskan dengan sedikit agak malas-malasan.
‘’matriks itu bla bla bla...  sudah kan bu?’’katanya selesai menjelaskan.
Bu dina mengaguk dan mempersilahkan aldo duduk kembali.
Aku menganga lebar tidak percaya.mungkin kalau ada lalet yang lewat bisa langsung masuk ke mulutku.
‘’gimana bisa dia menjelaskan dengan lengkap tanpa ada kata yang terlewat satu pun.’’kataku bingung padahal dari tadi dia hanya tidur ,gak bakalan denger apa yang lagi dijelasin dan gue yakin dia gapernah buka mata sedetik pun.gue yang notabate nya juara umum di sekolah ini merasa kagum kok bisa sih dya  ngejawab soal dengan lengkap padahal dari tadi gak merhatiin dan tidur pula.
Aku meliriknya sekilas.
‘’oke,tidak begitu buruk.’’
--------------------------------------------------------000--------------------------------------------------------------
Aku suka sekali ke perpustakaan entah untuk belajar atau Cuma sekedar baca buku yang memang sih itu adalah hobby ku.
‘’serius banget,baca apa sih?’’
aku menoleh ke asal sumber suara tersebut.
1 detik...2 detik...3 detik aku terdiam setelah melihat siapa yang tadi berbicara kepadaku.ternyata dia si makhluk baru.
‘’bisa ngomong juga ternyata?dikirain bisu.punya mata kan.bisa iiat dong.’’aku menjawabnya malas-malasan.
‘’jutek banget sih jadi cewe,sok jual mahal.Cuma gara-gara kejadian itu doang loe sampe sigitu nya sama gue. padahal niat gue baik mau kenalan sama loe.’’balasnya dengan ekspresi mukanya yang  kesal karena jawaban ku yang tadi.
‘’emang,udah lah loe berisik tau gak ini perpustakaan.’’kataku dan segera meninggalkan perpustakan.
‘’huh’’
Tapi sebelum aku keluar dari perputakaan ini tidak sengaja kaki ku tersangkut di kabel dan akupun hampir mencium lantai kalau saja tidak ada tanggan yang menarik tanganku.aku membuka mataku melihat siapa sang pemilik tanggan yang sudah menyelamatkan ku dari kerasnya lantai itu kalau saja dia tidak menolongku.dan BINGO!!!
‘’dasar ceroboh.’’katanya sambil melepaskan tangganya dari genggaman tanggan ku dan pergi.
Aku terdiam sejenak memandangi tangganku dan dia yang sedikit-sedikit berjalan mulai mejauh.hingga tak terlihat lagi.
-------------------------------------------------------------000---------------------------------------------------------
Musim ujian sudah tiba.dan itu menjadi tugas  tambahan buat ku yang tidak mau posisi juara umum ku itu berpindah tangan keorang lain.jadi aku harus belajar extra 2x lipat dari yang biasanya.aku satu ruangan dengan si makhluk baru itu yang kerjaanya Cuma tidur dikelas tapi sekarang dia jadi murid kesayangan guru-guru di sekolah.dan namnya sekarang menjadi tranding topik di sekolah  yang katanya cowo baiklah,ganteng,manis,pinter dan bla bla bla .yang bisa bikin kupingku jadi budek mendadak gara-gara ocehan teman-temanku itu.
Ujian dimulai.pengawas pun segera membagikan kertas ujiannya.dan seperti biasanya si makhluk baru itu tertidur.well padahal lagi ujian dia dengan santainya tidur apa dia gak takut nilainya jelek?soal remedial itu kan dua kali lebih susah dari soal ujian.aku masih memperhatikannya yang hanya berberjarak 3 bangku dari samping kananku.
tiba-tiba dia terbangun dan melihat ke arahku.aku sedikit salah tingkah ketika tatapan kami bertemu.apalagi dia juga melayangkan senyumannya yang bisa membuat semua cewe-cewe berteriak histeris dan memang aku akui senyumanya itu memang sangat manis.
‘’aduh aku kenapa sih bukannya ngerjain malah ngeliatin dia pake bilang senyumannya itu manis lagi aduh billa.’’kataku sambil memukul kepalaku sendiri.
Aku melirik sedikit kearahnya.ternyata dia sedang menertawaiku karena kejadian yang memalukan tadi aku memukul kepalaku sendiri
‘’heh bodoh .’’katanya sambil memeletkan lidahnya kearahku.
‘’apa??’’balasku galak.sambil memelototinya.
‘’billa, aldo jangan berdiskusi ini ulangan.’’kata pengawas yang memang sedaritadi mengawasi kami yang mengobrol. memang sih volume suara kami tidak terlalu besar tetapi cukup terdengar sampai  ke depan meja pengawas.
‘’iya pak maaf.’’kataku dan memang aku salah malah meladenin omongannya si makhluk baru itu.
Aku menatap tajam kearah aldo  .dia hanya tersenyum dan mengankat bahunya.
‘’hish’’
--------------------------------------------------------------000--------------------------------------------------------
Aku melihat ke arah daftar nilai hasil ujian kemarin.dan...WHATTTT??sesuatu yang tidak ingin terjadi akhirnya terjadi juga.seperti kiamat yang tiba-tiba datang dan menghancurkan semuanya begitu saja.dia lagi si makhluk baru itu lagi kenapa selalu dia?tidak cukupkah kesialan yang gue alami kemaren-kemaren,masih kurangkah?tuhan kenapa enggkau tidak adil tuhan.aku mengendus kesal.
Nama gue tiba-tiba ada di urutan ke dua dan you know lah siapa yang ada di peringkat pertama?yap si makhluk baru itu lagi.padahalkan gue udah belajar maximal kurang apalagi gue.gue gapernah liat dia belajar selama duduk barengan sama gue. yang gue liat dia Cuma tidur,tidur dan tidur gapernah belajar.
Tiba-tiba muncul sesorang yang dari tadi sedang aku bicarakan.
‘’wow gue ngalahin posisi si juara umum 3 tahun berturut-turut nih,gausah sedih gitu dong mukanya.’’katanya  dan tanganya yang tiba-tiba merangangkulku. Aku segera menepis tangganya.
‘’apan sih loe.’’aku pun pergi dari hadapannya.
-----------------------------------------------------------------000-----------------------------------------------------
Pelajaran olahraga .semua siswa kelas 12ipa1 pun berkumpul dilapangan lengkap dengan baju seragam yang mereka kenakan.
‘’hari ini kita akan belajar tentang bola basket.’’kata pak indra sambil memperaktikan macam-macam jenis teknik basket.
Mataku menatap sosok cowo  yang sedang mendrible bolanya .mataku terpaku menatapanya yang  entah mengapa sekarang  dia terlihat begitu bersinar saat bermain basket.ekor mataku tetap mengikuti segala gerak-geriknya yang sangat lihai memainkan bola itu.aku terus mmemprerhatikannya seakan-akan dia lebih indah daripada omongannya pak indra yang sedari tadi memberikan  penjelaskan materinya yang ku abaikan.oke mungkin sekarang otakku  tidak waras.aku terus memperhatikannya.tanpa aku sadari seseorang berteriak memanggil namaku.
‘’BILLA,AWASSSS!!.’’
DUGGKK
Akupun terjatuh saat bola itu mengenai kepalaku.dan semuanya menjadi begitu gelap.
------------------------------------------------------------000----------------------------------------------------------------
Aku membuka mataku .aku menatap ruangan di sekelilingku,asing.aku mengigat-ingat kejadian sebelumnya.pelajaran olahraga,bola basket.oiyah aku terbentur oleh bola basket .
‘’udah bangun?’’tanya seseorang yang tiba-tiba muncul dari pintu masuk uks sambil membawa segelas air,
‘’kok gue bisa ada disini sih?’’tanyaku kepada orang itu.
‘’loe tadi kebentur bola basket yang lagi gue mainin,padahal gue udah neriakin loe kenceng banget loh.emangnya ga kedengeran apa??’’jawabnya yang sambil menyodorkan gelas yang sedaritadi dia pegang kearahku.
‘’ouh,gue lagi bengong jadi gak ngedenger suara loe.’’jawabku singkat.
‘’lagi bengongin apaan sih emangnya??’’katanya penuh dengan tanya.
Nah.gue gabakalan bilang kan ke loe kalau daritadi gue ngeliatin loe main basket. sampai gak ngeh kalau tuh bola udah ada dihadapan muka gue.yang ngebuat gue sekarang ada diruangan ini.
‘’emm,,,’’tiba-tiba aku menjadi gugup menjawabnya.lebih tepatnya bingung mau menjawab apa.
‘’hmmm??’’
Dia menunggu jawaban ku.mencoba mendekatkan wajahnya agar lebih jelas mendengarkan jawabanku.
‘’aku emm,oiyah tadi aku sedang memikirkan kucingku yang di rumah apa dia sudah makan atau belum,iyah kucing,kucing ku hehee...’’aku menutupi rasa gugupku dengan menggaruk tengkukku.
Bagaimana aku tidak gugup kalau sekarang aldo  hanya berjarak 5 cm dari mukaku.sejak kapan dia sudah berada disebelahku.ini terlalu dekat!!!
‘’ouh..’’dia mengagguk dan mulai menjauhkan mukanya.
Aku mengendus lega.akhirnya wajahnya menjauh dariku.aku sangatlah gugup tadi ketika matanya menerawang kearah ku seola-solah mencari sesuatu dimataku.
------------------------------------------------------------------000---------------------------------------------------------------
‘’Dia belum datang.’’aku mulai menyandarkan kepalaku ke atas meja sambil melihat kearah bangku sebelahku yang tampaknya sang penghuni bangku itu beum datang.
pikiranku mulai kacau hari-hari ini kenapa selalu memikirkan si makhluk baru itu.
Bu dina datang memasuki kelasku dan semua murid kembali ke bangkunya masing-masing.
Aku melirik bangku di sebelahku.tidak biasanya dia belum datang.
‘’billa,coba kamu kerjakan soal ini.’’pinta bu dina.
Dan akupun tersadar dari lamunanku.dan maju ke depan untuk mengerjakn soal itu.
KLEKKK
Pintu kelas pun terbuka.dan menampakan sosok seorang manusia dengan wajahnya yang masih mengantuk.
‘’maaf bu,tadi saya ketiduran.’’katanya dengan santai.
‘’sebagai hukumannya coba kamu kerjakan soal yang sama dengan dea.’’perintah bu dina
Lalu dia pun mendekat kearahku.aku hendak mengasih spidol ke arahnya.tapi dia malah menarik tangganku kearah papan tulis.dan sekarang dia berada tepat di belakakngku.mengerjakan soal bersam-sama.
'' bersama-sama kan katanya bu dina'' katanya santai sambil tersenyum kearah ku.
Aku menahan nafasku.ini terlalu dekat.batinku.aku terlalu gugup.jantungku tiba-tiba berdegup kencang.aku takut dia mendengarnya .aku hanya diam dan mengikuti arah gerak tanggannya yang sedari tadi menulis jawaban itu .setelah dia menyelasaikan soal itu dia melirik ke arahku sekilas  dan tersenyum.
‘’sudah selesai bu.’’jawabnya santai. Dan kembali ketempat duduknya.
Aku masih terdiam dan mencoba menenangkan degup jantungku yang saangat berisik ini.
‘’kenapa??’’
-------------------------------------------------------------000-------------------------------------------------------------------
Sekarang adalah jadwal kelasku untuk membersihkan gudang sekolah.tempat yang di penuhi oleh meja,bangku,lemari dan buku/kertas-kertas yan berserakan di lantai .
‘’kotor sekali.’’gumamku.
Aku pun mengangkat satu persatu berkas-berkas itu dan nyesusunnya di dalam lemari agar terlihat lebih rapih.teman-teman yang lain ikut merapihkan kursi dan meja.salah seorang temanku hendak menggambil potongan kayu yang ada di atas lemari yang tepat berada di depanku.tapi sialnya bangku yang dipakai temanku untuk menggambil kayu yang ada di atas lemari yang tinggi itu rapuh.aku yang berda pas didepan lemari itu pun hendak ingin menyingkir karena aku tau kalau kayu itu akan segera mengenaiku.tapi kenapa tiba-tiba kaki ku tidak mau bergerak.aku diam dan kayu itupun mulai mendekat kearahku.aku berteriak dan tiba-tiba ada sepasang tangan yang memeluku erat.aku menutup maataku dan...
BUGKKK..
Aku mendengar suara dentuman keras.kayu itu tidak mengenaiku melaikan mengenai orang yang sedang memelukku sekarang.aku membuka mataku pelan-pelan.
‘’loe gak papa kan?’’
Aku terdiam,aku hanya membalasnya dengan anggukan tanda iyah.tapi tunggu ...
Aku menepis sedikit rambutnya dan melihat ada luka di keningnya.
‘’KAU BERDARAH!!!’’kataku panik.
‘’ini hanya luka kecil kok.’’balasnya.
Tapi darah itu semakin banyak.aku pun segera menariknya untuk mengobatinya.
-------------------------------------------------------------------000------------------------------------------------------------
‘’ini hanya luka kecil kok jangan terlalu khawatir.’’katanya sambil mentap kearahku yang sedang mengobati keningnya.
‘’berisisk.’’kataku yang malas mendengarkan ocehannya itu.
‘’awwww..pelan-pelan dong’’katanya sambil meringis kesakitan.
‘’iyah udah selesai nih.’’kataku sambil menempelkan plester utuk menutupi lukanya.
‘’kau menempelkan apan di keningku?’’tanyanya.
‘’plester.’’balasku.
‘’coba sini kulihat.’’katanya sambil menarik cermin yang ada di tanggan ku.
Dia melirikku tajam.
‘’kenpa??”tanyau heran.
‘’apa kau mau mempermalukan ku di depan para gadis cantik itu dengan menempelkan plester pink mu ini?’’katanya sambil menyemprotkan bibirnya.kesal.
‘’masih untung aku berbaik hati mengobati mu.’’kataku.
‘’huh’’dia mengendus kesal dan memperhatikan sekali lagi plester itu.dan di detik berikutnya di tersenyum sangat manis.aku yang melihatnya terdiam.sambil memegang dadaku yang mulai merasakan degupan itu lagi.
---------------------------------------------------------------000----------------------------------------------------------------
Entah sejak kapan aku dan dia jadi lebih akrab.kita sering ke perpustakaan bareng,dan kalau akau memakan bekal kita akan memakannya bersama-sama.mungkin aku sudah bisa menerimanya semua orang punya sisi baiknya.dan kenpa setiap aku bersamany detak jantungku seakan lebih cepat bedetak dua kali lipat dari jantung orang normal.apa mungkin aku perlu memeriksakannya kedokter ya takut aku terserang penyakit jantung.oh oke.
Di memintaku untuk pulang bersamanya.karena rumah ku dan rumahnya searah jadi ya menutku boleh-boleh saja.dia nenyuruhku ke kelas 12ipa2 karena tadi ada salah satu temannya yang memintanya mengajarkan tentang materi yang di tidak mengerti.akhirnya aku kekelas dulu untuk mengambil tas ku.akupun segera menuju kelas 12ipa2.ketika aku ingin masuk kekelas 12ipa2 tapiii...
‘’aldo plesternya udah mau copot tuh,padahal lukanya udah kering kenapa kamu masih memakainya?’’kata seorang cewe yang mungkin itu adalah temannya aldo.
‘’ah,iyah.’’balas aldo tersenyum dan melepaskan plesternya.
‘’kenapasih kamu lebih memilih cewe yang mengasih plester lucu itu,kamu menyukainya yah?’’tanya nya.
‘’manamungkin dia orangnya ceroboh,jutek,sok jual mahal.kasar...’’kata aldo yang tanpa dia sadari aku sudah berada di belakangnya.
Dadaku sesak.sakit,seperti itukah aku dimatamu aldo ?air mataku menetes.aku tersenyum ke arahnya dan lari secepat yang aku bisa tanpa mengubis perkataaan aldo yang meneriaki namaku.
‘’seharusnya kamu mendengar dulu perkataanku sampai habis billa ,manamungkin aku tidak menyukaimu,sikapmu yang ceroboh,perkataanmu yang jutek tapi sebenarnya kamu perhatian,sok jual mahal didepanku tapi aku bisa merasakan degupan jantungmu saat bersamaku.semuanya aku menyukai mu billa.’’kata aldo yang sambil memegangi dadanya yang merasakan sakit sambil menundukan wajahnya.
--------------------------------------------------------------000---------------------------------------------------------------
Aku menangis.
‘’kenapa rasanya sesakit ini.tuhan...hiks hikss..’’
Baru pertama kalinya aku merasakan cinta dan baru pertama kalinya aku merasakat sakit akibat cinta itu juga.
Perlahan-lahan tangis ku mulai mereda.dan aku bisa mengatur nafasku.aku sekarang sedang berada di taman sekolah.hendak pulang karena hari mulai malam.tapi ketika aku hendak pergi dan memutar badanku ternyata aldo  sudah berada di depanku dan TERSENYUM.bagimana bisa dia tersenyum semanis itu dihadapanku yang sehabis menangis karena dia.apa dia tidak merasa bersalah .oh oke dia bukan manusia memang seharusnya aku tau dari awal kalau dia memang bukan manusia dan bisa-bisanya aku terhasut perkataanya yang manis itu.huh dasar iblisss!!!
Aku hendak pergi dari hadapannya kalo saja tangan itu tidak menarik tanganku.
Aku melihat kearahnya seakan-akan mata ku berkata ‘gue mau pulang’.dia tetap menggenggam tangunku dan semakin erat.
‘’kenapa gue selalu sial sihdari awal gue ketemu loe sampai sekarang.kenapa harus gue?’’
Dia menarik tangan ku.
‘’ mau ngapain ?’’tanyaku kesal.
‘’mau mengolok-olokmu.’’balasnya.lalu mengajaku ke suatu tempat.
Mengolok-olok katanya?tapi kenapa  dia malah menggegam tanganku erat.ini bukan mengolok-olok namnaya.
‘’mau mendengarkan cerita gue?’’katanya sambil tersenyum.dan berhenti di bawah pohon apel milik perkebunan sekolah kami.
Aku terdiam sejenak.dan mengangguk.
‘’kau tau ini buah apa?’’tanyanya tersenyum.sambil memetik salah satu buah apel dari pohonnya.
‘’apel lah.’’jawabku malas.
‘’menurut sejarah katanya buah ini adalah buah yang digunakan hawa untuk membujuk adam untuk memakannya.’’jelasnya sambil memperhatikan buah itu.
‘’hmm.’’aku mejawabnya malas.apa hubungannya aku sama apel?terserah dialah.aku masih mendengarkan cerita tentang buah apelnya itu.
‘’mitos lainnya di yunani kuno apel adalah buah suci dewi aphrodite maka tindakan melempar apel ke arah seseorang adalah simbol pernyataan cinta kepadanya.begitu juga orang yang menyambut apel  itu merupakan lambang penerimaan cinta.’’katanya dan tersenyum kepadaku.
Aku terdiam sejenak mencoba mencerna perkataannya tadi.
Tiba-tiba di berdiri dan pergi.
aku kaget dan bingung.
Tapi baru beberapa langkah di pergi.di berbalik kearah ku dan...
Dia melemparkan buah apel itu kearahku.yang dengan sigap aku tangkap.sayangkan kalau buah apel itu jatuh.
Dia tersenyum dan berkata.
‘’semoga mitos tentang buah apel itu benar  yah.’’di tersenyum kearah ku dan mulai membalikkan badannya .pergi.
Aku bingung.aku memngingat lagi tentang buah apel yang dia ceritakan tadi.
‘’mitos buah apel?kalau kita melemparkan buah apel tersebut ke seseorang adalah sebagai pernyataan cinta.dan kalau orang yang menyambut buah apel tersebut berarti.....’’aku kaget.
‘’apakah?maksudnya dia berharap kalau aku menerima cintanya?’’aku tesenyum senang.tak percaya.ternyata cinta ku tak bertepuk sebelah tangan.cintaku terbalas.
Aku pun segera berlari kearah aldo dan tersenyum manis kearahnya.dia membalas ku dengan senyumannya yang tak kalah lebih manis dariku.dia lalu merangkulku.berjalan untuk pulang.
Matahari terbenam menjadi saksi bisu cinta yang manis diantara dua makhluk insan tersebut.matahari terbenam pun ikut tersenyum seakan-akan juga merasakan kebahagiaan yang mereka rasakan.
‘’sejak pertama bertemu dengan mu hari-hariku menjadi sial,dan sekarang sialnya kenapa aku malah menyukaimu.’’
‘’hahaha mungkin aku di kirim tuhan untuk selalu menjagamu.’’
----------------------------------------***------------------------------------
TERIMAKASIH  >...<
aduh typo bertebaran dimana-mana *nyayi ayu tingting*heheheeee...
maap kalo fielnya kurang dapet maklum ini pertama kalinya saya nulis cerita. mianheeee >,,.,<



Tidak ada komentar:

Posting Komentar